Bunga Osmanthus: Satu-Satunya Nada Buah Alami dengan Facette Kulit dan Aprikot
Osmanthus adalah bahan baku parfumeri yang masih kurang dikenal dan langka. Namun, ia semakin hadir dalam komposisi-komposisi, khususnya dalam parfumeri yang disebut “konfidensial”. Mari kita singkap bunga eksotis ini yang memikat para penggemar, simbol kebijaksanaan dan gerakan abadi.

Asal-Usul, Budidaya, dan Simbolisme Pohon Zaitun Harum
Osmanthus berbunga terutama di Tiongkok Selatan, antara Guilin (yang berarti “hutan osmanthus”) dan Yangzhou. Genus Osmanthus, kerabat laurel, mencakup sekitar lima belas spesies. Yang paling banyak digunakan dalam parfumeri adalah Osmanthus fragrans.
- Kelangkaan: Bunganya sangat kecil (kurang dari satu sentimeter) tetapi memancarkan parfum yang kuat dan tahan lama. Dalam bahasa Yunani, osmanthus berarti “bunga yang harum”.
- Pembungaan: Pembungaannya yang singkat (10 hari) dimulai pada bulan Juni dan dapat berulang hingga Oktober. Panen berlangsung terutama antara September dan Oktober.
- Nama: Osmanthus juga disebut “Pohon Zaitun Harum”, “Pohon Zaitun Cina”, atau “Pohon Zaitun Teh”.
Di Asia, bunga ini melambangkan kebijaksanaan dan gerakan abadi.
Wewangian Unik Osmanthus: Buah Alami dan Kulit
Osmanthus menawarkan aroma yang kompleks dan unik dalam organ parfumeur. Parfumnya yang floral, sensual, dan sedikit hewani mengingatkan pada melati, tetapi tanda tangannya ada di tempat lain:
- Nada utama: Sangat buah-buahan, ia membangkitkan aprikot kering (atau persik yang matang).
- Facette sekunder: Ia memiliki nada kulit, jerami kering, dan sedikit asap.
Bunga langka ini menawarkan salah satu dari sedikit nada buah alami dalam parfumeri, seperti davana atau kismis, dengan nada hijau dan asam. Sebagian besar nada buah (pir, apel, persik) umumnya diperoleh melalui sintesis (ester atau akor) atau diperkaya dengan nada almond.
Pembuatan Konkreat: Proses Unik Larutan Garam
Ekstraksi osmanthus sangat rumit karena fragilitas bunganya. Proses produksi di Tiongkok bersifat unik:
- Panen dan Pelestarian: Bunga-bunga yang cepat layu direndam dalam larutan garam (larutan asin) untuk mengawetkannya dan memungkinkan produksi yang tersebar selama enam bulan.
- Ekstraksi: Setelah 3 hingga 4 bulan dalam larutan garam, bunga-bunga dicuci kemudian diekstraksi untuk mendapatkan konkreat. Absolut kemudian diperoleh melalui ekstraksi etanol dari konkreat ini.
Diperlukan jumlah bunga yang sangat banyak untuk memproduksi absolut: 720 kg bunga diperlukan untuk memproduksi hanya 750 g absolut. Molekul-molekul yang khas: undecalactone (buah), cis-jasmon (melati), ionon (violet).
Kegunaan Lain dan Parfum-Parfum Ikonik dengan Osmanthus
Selain parfumeri, osmanthus digunakan untuk memberi aroma teh, anggur, kue, dan madu. Ia juga bertindak sebagai antioksidan alami.
Pilihan Parfum dengan Osmanthus (Parfumeri Niche dan Mewah)
- Parfum Soleil Klasik: Beyond Paradise – Estée Lauder, Bronze Goddess – Estée Lauder, Beige – Chanel, Kenzo Amour – Kenzo.
- Kamboja dan Bunga Putih: Songes – Annick Goutal, Flower Red Edition – Kenzo, La Femme – Prada, Fleurs – Boucheron.
- Eksotis / Monoï: Frangipani Flower – Jo Malone, Coeur d’Ylang – Comptoir Sud Pacifique, Une Nuit à Bali – Une Nuit Nomade.